MERANCANG INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO

 

🌸MERANCANG INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO🌸

Portofolio dapat diartikan sebagai wujud benda fisik, sebagai suatu proses sosial pedagogis, maupun sebagai adjective (Budimansyah, 2002:1). Sebagai suatu proses sosial pedagogis, portofolio adalah collection of learning experience yang terdapat di dalam pikiran peserta didik baik yang berujud pengetahuan, keterampilan, maupun nilai dan sikap. Adapun sebagai suatu adjective, portofolio sering kali disandingkan dengan konsep lain, diantaranya  dengan konsep pembelajaran maka dikenal istilah pembelajaran berbasis portofolio. 

            Penilaian portofolio merupakan penilaian yang didasarkan pada koleksi atau kumpulan pekerjaan yang diberikan guru kepada siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran. Melalui penilaian portofolio siswa dapat menunjukkan perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dari waktu ke waktu dan atau dibandingkan dengan hasil karya siswa lain. Dalam penilaian portofolio siswa memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk menilai diri sendiri dari waktu ke waktu.

            Tahapan yang perlu dilakukan dalam melaksanakan penilaian portofolio sebagai berikut;

1.      Jelaskan kepada peserta didik bahwa penggunaan portofolio, tidak hanya merupakan kumpulan hasil kerja peserta didik yang digunakan oleh guru untuk penilaian, tetapi digunakan juga oleh peserta didik sendiri.

2.      Tentukan bersama (guru dan peserta didik) portofolio apa saja yang akan dikumpulkan.

3.     Kumpulkan dan simpanlah karya-karya tiap peserta didik dalam satu map atau folder di rumah atau loker masing-masing di sekolah.

4.    Berilah tanggal pembuatan pada setiap bahan informasi perkembangan peserta didik sehingga dapat dilihat perbedaan kualitas dari waktu ke waktu.

5.      Tentukan kriteria penilaian portofolio dan bobotnya kepada peserta didik.

6.      Minta peserta didik menilai karyanya secara berkesinambungan.

7.     Apabila hasil yang dicapai belum memuaskan atau belum mencapai standar ketuntas-an minimal (SKM), maka peserta didik diberi kesempatan untuk memperbaiki.

8.      Jadwalkan pertemuan untuk membahas portofolio, bila memungkinkan, undang orang tua untuk mendiskusikan hasil yang dicapai peserta didik.

Secara garis besar, ada tiga langkah penilaian portofolio ini. Mulai dari langkah persipan, langkah pelaksanaan hingga langkah penilaian.

·         Langkah persiapan

1.      Menentukan tujuan pembelajaran yang akan dijadikan dasar pembuatan portofolio.

2.      Memberikan informasi kepada siswa tentang proses penilaian portofolio ini. Proses apa yang harus dilakukan siswa untuk mempersiapkan portofolio ini. Bila perlu, guru memberikan contoh kepada siswa bentuk-bentuk portofolio.

3.      Menyebutkan kepada siswa indikator apa saja yang dijadikan portofolio.

4.      Memberi tahu siswa bagimana cara menyusun hasil belajar dalam sebuah portofolio.

·         Langkah pelaksanaan

1.      Memberikan motivasi siswa untuk menyusun portofolio dengan baik.

2.       Guru melakukan diskusi rutin dengan siswa, dalam membahas proses belajar apa saja yang bisa dijadikan catatan karya dalam penyusunan portofolio.

3.      Memberikan feed back secara rutin, terhadap setiap proses belajar yang sudah dilakukan oleh siswa.

4.      Mendorong siswa untuk selalu melakukan refleksi belajar di setiap akhir proses pembelajaran.

5.      Menunjukkan hasil portofolio yang sudah disusun oleh siswa.

·         Langkah penilaian

1.      Menentukan kriteria penilaian, ini dilakukan bersama-sama dengan murid.

2.       Menerapkan secara konsisten kriteria penilaian yang telah ditentukan.

3.       Menuliskan hasil penilaian dalam sebuah laporan penilaian sesuai dengan periode portofolio yang dibuat oleh siswa.

4.      Mengkomunikasikan hasil penilaian portofolio kepada siswa dan orangtua siswa.

5.      Menjadi bahan refleksi untuk proses pembelajaran pada periode berikutnya.

6.      Memberikan apresiasi terhadap setiap proses belajar yang telah dilakukan oleh siswa.

Portofolio siswa adalah hal yang sangat penting dalam sebuah proses pembelajaran. Portofolio ini hendaknya disusun secara berkala agar bisa mengetahui setiap tahap perkembangan siswa dalam proses pembelajaran.

 

DAFTAR PUSTAKA

https://pauddikmaskalbar.kemdikbud.go.id/berita/asesmen-pembelajaran-berbasis-portofolio-di-sekola.html, di akses pada tanggal 5 November 2021.

file:///C:/Users/ZAI-COM/Downloads/81719-ID-rancangan-model-penilaian-portofolio-di.pdf, di akses pada tanggal 5 November 2021.

https://blog-kejarcita-id.cdn.ampproject.org/v/s/blog.kejarcita.id/langkah-langkah-penilaian-portofolio-siswa/amp/?amp_js_v=a6&amp_gsa=1&usqp=mq331AQKKAFQArABIIACAw%3D%3D#aoh=16360657385242&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s&ampshare=https%3A%2F%2Fblog.kejarcita.id%2Flangkah-langkah-penilaian-portofolio-siswa%2F, di akses pada tanggal 5 November 2021.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merancang Instrumen Penilaian Tes Tertulis